CLICK HERE FOR THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

Myspace Quotes, Glitter Graphics, Hello Comments, Dividers, TagWorld layouts, and HTML codes
Poem and Quotes

Untaian kata


Aku bukan lah seorang penulis yang handal yang bisa membuat kata-kata yang indah, bukan juga seorang pujangga yang bisa merangkai sebuah kata menjadi begitu bermakna. Aku hanya seorang anak manusia yang berusaha untuk menjadi diriku, mencari jati diri dengan berusaha menuliskan semua hal yang aku lihat dan aku alami, semua hal yang aku dengar dan aku rasakan.
Perjalanan seorang anak yang penuh dengan lika liku kehidupan, terkadang terjebak dalam roda kehidupan itu sendiri, berusaha mencari celah untuk keluar dan kemudian bangkit dari jatuh dan harus berdiri kokoh seperti sediakala.
Hidup ini emang tak mudah, semua butuh perjuangan tapi jangan jadikan itu semua sebagai beban, menghadapi segala sesuatu dengan rileks lebih baik dari pada harus panik di semua keadaan. Tidak semua orang bisa hidup dengan ketenangan, tak sedikit pula yang sibuk mencari jalan tik keluar dari segala permasalahan hidupnya yang tak pernah tentram, mencari kedamaian yang sebenarnya sangat dekat dengannya tapi selalu diabaikan. Guratan-guratan dosa terus saja mengalir dari semua badan yang terjebak dalam kegelapan. Hati berontak tuk pergi, tapi raga tak sanggup untuk bergerak, ia terkungkung dalam penjara yang tak tau di mana pintunya. Syaraf-syaraf otak sudah tak mampu lagi menahan pertentangan hati dan raga, ia tlah rusak dengan ketegangan yang selama ini di alaminya. Dinding pertahanan itu semakin rapuh dan tak kan kuat menahan raganya, serangan dan hantaman dari luar semakin kuat hingga sedikit demi sedikit dinding kokoh itu pun terkikis, karena tidak semua bisa bertahan dalam himpitan yangdatang dari dua arah. Sebagian dari pertahanan itu menyerah dengan kilauan kesenangan yang di tampakkan, padahal semua itu hanya sebuah kehancuran. (be continue….)



Visi N Misi Gw



Assalamualaikum... all...
Nm Ne Blog
X-Tra Ordinary ato Super...

Yg Ntar Bakalan Gw Isi dgn Hal2.. yg Bermanfaat yg D tuangkan Lwt Tulisan Maupun Gambar...

Perlu Tmn2 Skalian Ketahui Ne Blogger gw Bwt Demi Kepuasaan Batin gw,,,,

Mnrt gw asyik Jah....

N jg Demi Smua sobat2 yg anyWhere Lah,,,

Mw tw Knp Layout nya Brwrna pUtiH... Merah... N Item

ntu Smua wrna Kesukaan gw....

So Pst Putih Kn MlmBangkan Kesucian...

Merah Keberanian,, Sedangkan Hitam Dalah Si2 Gelap Dr Dr gw...
Hehe.. . . . .


Kynya Isi Blog Da Lmbg ciNtA n Isi postngnya jg Ya G??

Klo Bs D Bilang Tmn2 Memasuki LoVeZone,,

Ne Bukan Jah....

Ungkapan Prsaan Gw Bwt SeseOrg Tp Yang Paling Utama Cinta Gw Ma Sang PenCipta,,,

Gw Bukan Orag Alim Pi Gw Brsha Tuk Nglakuin Yg Terbaik Seiring BertambahNya Usia...

Gw Mulai Mnydri... Btpa Bnyk Dosa gw...

Mudah2an Gw Mndptkan Hidayah...
Amien...

Oya,, Gw Bwt Blog Ne Sbgi SaraNa Bwt Dakwah....(MnRt tmn2 Bole Ga?)
Hehe....

Ne Mrpkn cara gw...
Klo Pa Yg Gw Lakuin slh Tlg Ksh Komentar.......
Yah2,,,,,

Bwt Yg Udh Mw Ngunjungi Blog Gw ...
Gw Sgt2 Brtrma Ksh Bgt lah...


Thnx To All.........


Inner Handsome?


Dikalangan para CeweX dah dikenal luas istilah inner beauty atau beauty under the skin. Filosofinya, kecantikan sejati ini datang dalam hati ceweX, bukan kuliT alias luarnya . So, biar kata tampang manis n bodi gorgeous kaya sp y?

ga tw lah,,,


Nah, sebetulnya buat CowoX hal seperti itu juga harus ada. Kegantengan atau cakepnya seorang CowoX nggak bisa diukur dari hanya dari luarnya; dari body yang atletis atau wajah yang cute. kalo kaum CeweX punya istilah inner beauty, buat kaum kaum CowoX barang kali inner handsome (hehehe). ini istilah untuk CowoX only!


Silakan coba, biarpun seorang cowo ganteng abis, tapi kelakuannya hancur semua CeweX ngacir, CeweX mana yang mau dilamar cowo yang kelakuannya kayak setan?! Biar cakep, tapi kalo ulahnya bikin makan hati, ya amit-amit lha…


Prinsip “kegantengan dari dalam hati” ini adalah fitrah Allah Swt,….. Sesungguhnya orang yang paling mulia disisi Allah adalah yang paling bertaqwa di antaramu…. (QS Al-Hujarat [49]:13).


Rasulullah Saw. juga udah ngingetin kalo kebaikan itu ga dilihat dari penampilan, tapi dari isi hati. “sesungguhnya Allah tidak akan melihat pada rupamu dan badanmu, tapi ia melihat pada hatimu”.


Ternyata, penampilan emang bisa menipu. Buktinya, nggak da penipu yang tampangnya asal-asalan. Rata-rata memaniskan diri mereka supaya meyakinkan calon korbannya. cowok yang banyak gombalnya awalnya disukai, tapi kalo ternyata pahit di ujungnya, pasti bakal di jauhin..(yang nulis jadi ngerasa neh,, hehe, alna…. ada deyh. temen-temen ga perlu tau lha..)


So, tentu ja tidak berartiseorang CowoX itu sah-sah jah tampil dengan “kartu mati”, tapi bagian luar juga kudu durawat. Penampilan cowoX makin komplet kalo ia bertaqwa, baik, bersih, lalu ganteng n atletis.(contohnya jah yang nulis”narziz bgt ya..”). Moga-moga kt bs jadi ky gt yah, amin……..

(M. IWAN JANUAR)





Graphics
More Free Graphics at pYzam.com


To My BesT friEndS


Shobat,,,,,,
Janganlah kamu merasa kecil hati, jika para orang tua, guru, dan para ulama bersikap sedikit keras terhadapmu. Ini semua dilakukan karena cinta dan kasih sayang yang teramat besar terhadap dirimu. Namun sering kali kamu menganggap sikap keras mereka sebagai pengekanga ekspresi mudamu. Padahal tidak sama sekali . Sekali lagi, itu karena besarnya cinta dan kasih sayang kepada antum semua…….

Shobat,,,,,,
Kamu Telah kehilangan Waktu yang tidak sedikit hanya untuk mengurusi Persoalan-persoalan yang tidak berguna dalam sebuah tempat, bahkan mengurusi berbagai persoalan yang jelas-jelas mengandung resiko yang tidak bagi perkembangan dirimu. Ini semua bisa kamu hindari, jika kamu benar2 Memahami pentingnya waktu dan pedihnya azab tuhan……..

Shobat,,,,,
Biasakanlah dengan kehidupan yang keras, berlatih hidup dalam kesederhanaan, rasakanlah hidup dalam keprihatinan. Semua ini akan mendorongmu untuk mrnsyukuri nikmat allah, dan menerima akan takdirnya, menuntutmu untuk bersikap tanggung jawab, batasilah keinginamu untuk berbuat dosa dan kesesatan….

Shobat,,,,,,
Banyak cobaan dan godaan yang menghadang dalam perjalanan panjangmu. Pergaulan bebas dan media informasi yang kebablasan adalah bagian dari godaan dan cobaan yang kamu hadapi. Tanamkan dalam jiwamu bahwa kamu mampu menahan godaan itu, yakini dirimu bahwa kamu adalah generasi islam penerus sebuah perjuangan dalam menegakan kebenaran……

Shobat,,,,,
Dipundakmu tanggung jawab menunggu, ditanganmu terkepal harapan yang besar, didadamu tersimpan cita2 yang mulia. Jangan abaikan tanggung jawabmu , jangan campakan harapan orangtua mu, guru. Ulama, negara, dan agamamu, jangan sirnakan cita-cita mulia mereka. Selalu-lah ingat, bahwa masa mudamu akan kamu pertanggung jawabkan dihadapan ilahi…..

Bwt shbt2 quw….
Mg kt smua bs sperti pesan2 yang sangat bermanfaat bg kt bersama….
Amiiin…
Termasuk jg saya sendiri…
Sekian dulu ya…..

Obat Patah hati

Kalo telanjur patah hati karena putus ama pacar atau mutusin pacar, atau arena lamaranmu ditolak cewek, teteppsitive thinking. Seperti kata iklan, ambil enaknya aja.

  • Jangan membuat parah keadan. Hindari suasana mellow atau melankonis. nggak usah deh, nyanyi lirik lagu pupus-nya Dewa atau cinta sejati-nya Ari lasso. itu sama aja membubuhi garam pada luka. periih..!

  • Ingat kalo putus asa itu dosa! Nabi Saw. bersabbda, “dosa besar itu adalah mempersekutukan Allah, putus asa dari karunia allah, dan putus harapan dari rahmat Allah,”(HR Al-bazzar dan Thabrani ).


  • Jangan menyendiri. Cari teman-teman yang bisa ngasih masukan dan support yang enak. Dengan bergaul dan curhat sedikit, beban kita bakal berkurang.

  • Bersyukur, kalo kamu putus dari pacar, itu tandanya terbebas dari maksiat dan terbebas dari zina. Kamu layak bersyukur. kalopun ditolak saat melamar, itu tandanya Allah ngasih tahu bahwa sang cewek ga matching ama kamu;

  • Bikin kegiatan positif. Gerakan badan dan pikiranmu dengan olah raga, membaca, dan belajar serius (atau ngisi n nulis blog “kaya yang nulis” hehe..). maka, pikiran akan jernih.

  • Perbanyak taqarrub kepada Allah(ga tw artinya, maap y? tar klo dah tau bakal dikasih tau kok). dia yang “diatas”, akan selalu ngasih jalan keluar yang terbaek buat hamba-hamba-nya. oke Guys….!

(karangan M. Iwan Januar dengan pengubahan, tuk yg ngarang maap ya.. alna da sdkt d ubah, ga bnyak kok… thank’s)

Aku ragu ada dan tiadaku namun cinta mengatakan bahwa aku ada



Cinta itu anugrah maka berbahagialah, sebab kita sengsara bila tak punya cinta.
Cobaan pasti datang menghadang, rintangan pasti datang menghujam.
Namun cinta itu kan membuatmu mengerti akan arti kehidupan


Rabu, 23 Januari 2008

Nikmati Cinta Tanpa Pacaran

Cinta tak pernah bosan untuk diobrolkan. Urusan cinta pun tak pupus oleh waktu, ia senantiasa hadir dalam kehidupan kita. Asyik untuk dibahas, tak lelah untuk menuliskannya, dan getol untuk mendiskusikannya. Karena cinta memiliki keunikan dan sekaligus keajaiban.

Uniknya cinta bisa dilihat dan dirasakan dari berbagai sisi. Paling nggak neh, cerita tentang cinta yang berakhir bahagia sama nikmatnya dengan mendengar kisah duka karena cinta. Selain unik, cinta memang ajaib. Bisa mengobati rasa rindu, mampu melicinkan perasaan, dan juga menumbuhkan kreativitas yang tak pernah ada habisnya.

Nah, bicara tentang cinta, ada satu fenomena yang menarik dan perlu mendapat perhatian dari kita semua. Sepertinya sebagian besar dari kita selalu merasa gatal bahwa jika cinta tak diekspresikan dengan aktivitas mencintai, akan berakhir dengan kegelisahan. Itu sebabnya, jangan heran jika akhirnya banyak yang kabur dalam memaknai cinta. Banyak yang gelap mata, dan nggak sedikit yang miskin ilmu. Dikiranya mengekspresikan cinta, ternyata malah menggeber nafsu. Padahal, cinta tak sama dengan aktivitas mencintai. Tak berbanding lurus pula. Tapi kenapa harus dipaksakan untuk disamakan?

Guys , sejatinya cinta tetap bisa tumbuh dan terpelihara meski tak diekspresikan dengan aktivitas mencintai. Itu sebabnya pula, cinta tetap ada meski tanpa diwujudkan dengan pacaran. Karena cinta memang beda dengan pacaran. Buktinya banyak orang jatuh cinta, dan nggak sedikit yang memendamnya. Mereka cukup merasakan cinta di dalam hatinya. Entah karena tak kuasa mengatakannya kepada orang yang dicintainya, atau memang sengaja ingin memelihara dan merawatnya sampai pada suatu saat di mana kuncup itu menjadi mekar dan berbunga di taman hatinya (duilee...).

Dua alasan tadi tak perlu dipertentangkan. Karena yang terpenting adalah bahwa tanpa diekspresikan dalam aktivitas saling mencintai pun cinta tetap akan tumbuh di hati. Kenyataan ini pula yang mengukuhkan bahwa cinta tidak selalu sama dan tak sebangun dengan aktivitas mencintai. Jelas, ini mematahkan mitos selama ini yang meyakini bahwa jika jatuh cinta harus diwujudkan dengan aktivitas mencintai bernama pacaran. Ya, namanya juga mitos, bukan fakta, Bro . Lihat aja, mereka yang masih melajang sampe tua, bukan berarti tak memiliki rasa cinta. Mereka pasti memiliki cinta kok. Cuma karena cinta tak mesti dieskspresikan dengan aktivitas mencintai seperti pacaran atau juga pernikahan, ya tak membuatnya sakit tuh. Cuma mungkin gelisah aja karena nggak bisa berbagi cinta dengan seseorang yang bisa menyambut cintanya. Tapi tak membuatnya sakit.

Namun meski demikian, bukan berarti cinta tak boleh diekspresikan sama sekali dalam aktivitas mencintai. Nggak juga. Ini sekadar ngasih gambaran bahwa kita jangan keburu menyimpulkan bahwa pacaran adalah jalan pintas untuk mengekspresikan cinta. Nah, kalo pun harus diekspresikan dengan aktivitas saling mencintai, tentunya hanya wajib di jalan yang benar sesuai syariat. Tul nggak? Yup, hanya melalui ikatan pernikahanlah cinta kita bisa dan halal diekspresikan dengan kekasih kita. Begitu lho. Mohon dicatat dan diingat ya. Makasih.

Jatuh cinta nggak dilarang

Sobat muda muslim, jatuh cinta itu nggak dilarang kok. Lagian, siapa yang bisa melarang orang lain untuk tidak jatuh cinta. Nggak bakalan bisa. Namun, jangan pula kemudian nganggep bahwa mentang-mentang jatuh cinta nggak dilarang, lalu mengekspresikannya dengan pacaran jadi sah-sah aja. Ah, kalo itu sih udah tulalit atuh. Beda euy , antara cinta dan aktivitas mengekspresikan cinta, Bro . Oke?

Oya, boleh tuh jatuh cinta meski nggak perlu orang yang kita cintai itu mencintai kita juga. Artinya, cinta tak selalu harus saling bersambut. Jadi, kalo kita jatuh cinta kepada seseorang, tak perlu orang tersebut juga mencintai kita. Namun, seringkali kita nggak siap untuk menerima penolakan dari orang yang kita cintai. Sakit. Bahkan bisa sakit banget kalo orang yang nolak dekat dengan kita. Kita setengah mati mencintainya, eh, dia malah setengah hidup menolaknya. Itu kan kagak nyetel namanya. Siapa yang gondok? Tentu saja dua-duanya. Lho kok? Iya. Pertama, orang yang mencintai merasa bertepuk sebelah tangan, dan tentunya kecewa begitu tahu rasa cintanya tak berbalas. Kedua, orang yang menolak juga kecewa, karena kok bisa-bisanya dicintai oleh orang yang tak dicintainya. (Wacks, jangan nyindir dong!)

Jadi, kalo udah jatuh cinta, nikmati saja tanpa harus diekspresikan dengan pacaran. Caranya gimana? Ehm, ketika kita jatuh cinta, jangan keburu geer dan tergesa untuk ungkapkan cinta. Itu bisa berbahaya bagi yang belum bisa menerima beban kecewa. Emang sih perasaan cinta itu nggak bisa ditahan-tahan. Nggak bisa dihalangi dengan kekuatan apa saja. Bahkan adakalanya nggak bisa digeser-geser en dipindah-pindah ke lain hati (emangnya pot bunga, digeser-geser?). Maka jangan heran kalo kita ingin rasanya buru-buru menuntaskan rindu kita kepada seseorang yang membuat kita nggak nyenyak tidur siang-malam. Kita ingin agar perasaan kita benar-benar saling berbalas. Kita ingin jadikan ia sebagai dermaga tempat cinta kita berlabuh. Sampai tanpa sadar bahwa kita dikendalikan oleh cinta, bukan kita yang mengendalikannya.

Tapi saran saya, jangan keburu geer deh kalo tiba-tiba kamu punya rasa cinta kepada lawan jenis. Kenapa? Karena kalo kamu belum kuat menahan bebannya, bisa blunder. Kamu bisa sakit hati. Bayangin aja ketika kamu terlalu geer alias gede rasa, kamu nekatz menembak teman gadismu. Kita bisa dan siap ngincer lalu nembak lawan jenis kita. Tapi, seringkali di usia sepantaran kamu yang masih ABG dan pensiunan ABG sering nggak siap menerima kenyataan, gitu lho.

Kok bisa? Hmm.. mungkin karena kurang pengalaman kali ye (atau bisa juga nggak pede), jadinya pas ditolak, teroris bertindak (idih, serem banget). Iya, saya pernah baca di koran bahwa ada seorang remaja laki yang cintanya ditolak gadis pujaannya, dan langsung bertindak dengan mengerahkan teman-temannya untuk meneror si gadis dan pacar pilihannya hingga ada korban jiwa. (hmm.. itu sih namanya cinta berbuah tahlilan!)

Jadi intinya, boleh saja jatuh cinta. Nggak ada yang larang kok kalo kamu jatuh hati. Wajar aja lagi. Tapi, mbok ya jangan keburu geer gitu lho, hingga menafsirkan kalo cinta harus diwujudkan dengan bersatunya dua hati, lalu tergesa ungkapkan cinta. Padahal, seringkali di antara kita yang masih bau kencur ini nggak siap dengan kenyataan. Dalam bayangannya, cinta itu harus bersatu, cinta itu harus saling memiliki, itu sebabnya mau tidak mau cinta itu harus berbalas. Padahal, banyak kasus berakhir dengan kecewa. Itu karena kita ngotot cinta sama si dia, sementara si dia juga ngotot nolak kita. Walah, itu namanya percintaan sepihak. Jadi, jangan cepet geer ya!

Sekarang saya mau tanya, memang kalo kamu suka sama seorang seleb, kamu cinta sama seorang seleb, dan kamu sayang sama dia, kudu juga berbalas? Nggak juga kok menurut saya. Kenapa? Begini, kamu yang cewek cinta nggak sama Nicholas Saputra? Senang banget kan kalo kebetulan ketemu dan diajak makan bareng? Wuih... tapi sejauh ini, pernah nggak melamunkan supaya dia jadi kekasihmu? Mungkin sebagian dengan pede dan gagah berani menganggukkan kepala sebagai jawaban atas pertanyaan ini, tapi sangat boleh jadi yang lain malah menjawab: Mimpi kali yeee! (ini tergantung bargaining position -nya sih)

Pendam saja dulu rasa itu

Waktu sekolah, saya juga punya rasa cinta kepada seorang gadis teman satu sekolah, tapi karena saya tak berani mengungkapkannya, saya cukup jadikan ia sebagai objek kreativitas saya dalam puisi dan cerpen. Selama tiga tahun saya cuma memendamnya dalam hati rasa cinta kepada gadis satu sekolah itu. Saya hanya bisa cerita kepada teman saya dan si dia sendiri nggak pernah tahu kalo sedang dicintai sama saya. Ajaib memang. Di sini saya merasa mencintai tanpa bersalah dan enjoy aja lagi. Saya bisa menikmatinya dan menerjemahkannya dalam puisi. Ya, saya merasa bahagia saja dalam mencintai meski dia sama sekali nggak tahu.

Tapi.. setelah saya mulai nekat mengungkapkan cinta, barulah muncul masalah. Salah satunya ya rasa bersalah di antara kami. Ternyata eh ternyata ia sama sekali tak mencintai saya, dan menganggap sekadar teman biasa. Rasanya langit bagai runtuh menimpa saya (kerena sudah terlanjur mencintai sepenuh hati. Kandas deh!). Ya, saya merasa bersalah karena saya begitu besar mencintai dia (padahal dulu asyik-asyik aja tuh saat belum diungkapkan perasaan cinta itu). Dia juga mungkin merasa bersalah karena telah begitu halus menolak cinta saya. (KLBK alias Kenangan Lama Bangkit Kembali neh. Gubrak!)

Jadi intinya, nikmati saja dulu cinta itu dengan diam-diam. Tunggu saatnya tiba. Saat di mana kita sanggup menahan beban dan siap ditelan kenyataan. Biarkan ia tumbuh subur dulu. Kalo pun kemudian harus kecewa, ya itu risiko. Tapi minimal, kita pernah mencintai seseorang yang bisa memekarkan kuncup di hati kita dan membuat kita jadi kreatif tanpa rasa bersalah sedikit pun. Lagian bukankah Bang Ebiet pernah bersenandung, Sebab cinta bukan mesti bersatu... Ehm, pantesan seorang kenalan saya pernah bilang ke saya waktu curhat: Cinta pertama saya bukan dengan istri saya, tapi saya masih inget sampe sekarang gimana perasaan saya waktu mencintai teman saya itu. Karena itu cinta pertama, tapi ternyata nggak jadi... Nah lho!

Itu sebabnya, banyak orang sekadar cinta sepihak dan memendamnya dalam hati. Karena tak berniat untuk mengungkapkannya. Tapi ternyata aman-aman saja kok. Jelas, ia tidak merasa bersalah. Baik kepada dirinya maupun kepada orang lain. Mungkin ini tipe orang yang seperti digambarkan dalam lagunya Bang Ebiet G. Ade, Apakah Ada Bedanya: Cinta yang kuberi sepenuh hatiku, entah yang kuterima aku tak peduli... aku tak peduli.. aku tak peduli (Duile.. ini bukan putus asa apalagi patah arang, tapi sekadar mengungkapkan betapa masih ada orang yang sebenarnya ingin total mencintai dan tak peduli dengan balasannya dari orang yang dicintainya. Ini persepsi saya, dan saya ambil sebagian lirik saja dalam lagu itu. Karena saya yakin Bang Ebiet punya maksud lain dengan menuliskan lagu tersebut)

Pacaran itu merugikan

Kamu pasti apal deh lagunya Peter Pan yang sebagian isi liriknya begini nih, Apa yg kau lakukan di belakangku/Mengapa tak kau tunjukkan di hadapanku/ Apa yang kau lakukan di belakangku/ di belakangku/ di belakangku... Yup, lagu ini judulnya adalah Di Belakangku. Apal kan?

Ehm, rasa-rasanya Ariel nyanyinya berdasarkan pengalaman tuh, mungkin sama seperti pengalaman banyak teman kita yang diterjemahkan dalam bentuk lagu. Pengalaman apa? Hmm... moga-moga saja bener nih. Yup, kayaknya pengalaman diselingkuhi sama pacarnya tuh. Wah, wah, inilah satu satu sisi gelap pacaran. Emang sih, yang udah nikah juga bisa selingkuh, tapi lebih rugi dan konyol lagi masih pacaran malah udah dikadalin sama pasangannya. Belum jadi suami-istri aja udah nggak bisa dipercaya, apalagi kalo udah menyatu dalam pernikahan? Pikir-pikir lagi ye.

Oya, loss pride alias hilang harga diri juga adalah dampak dari pacaran. Kok bisa? Yah, namanya juga pacaran, masih bisa sambung-putus sesukanya. Jadi, ketika bubaran, banyak yang ember cerita ke yang lain. Misalnya, Kamu pacaran sama dia? Jangan mau, dulu pernah sama aku, dia kalo tidur ngiler! Wacks?

Nah, soal pacaran cukup sampe di sini dulu ya, karena keterbatasan halaman. Pekan depan insya Allah disambung lagi dengan penekanan lebih dalem soal hubungan pranikah tersebut, oke? Pekan ini kita lebih fokus bahas bahwa cinta bisa tumbuh meski tanpa pacaran. Yakin itu. Oke? [solihin] (artikel islam)